Demo Mendesak Kapolri dan Komisi III DPR RI Diminta Usut Tuntas Dugaan Pernyataan Seorang

JAKARATA UPDATE

- Redaksi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:03 WIB

5024 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Beredarnya sebuah postingan di media sosial, yang diduga memuat pernyataan seorang oknum perwira berpangkat Komisaris Besar (Kombes) di Kota Medan kepada salah seorang anggota Komisi III DPR RI, memunculkan polemik di tengah masyarakat.

Dalam rekaman yang beredar tersebut, okn bum tersebut diduga menyebut bahwa pihak yang mengaku sebagai korban pencurian namun kemudian ditetapkan sebagai tersangka setelah menangkap terduga pelaku pencurian atas arahan polisi, merupakan “jaringan”, “mafia”, dan “pemeras”. Pernyataan yang beredar luas itu pun menuai berbagai tanggapan dari masyarakat.

Keluarga pihak yang bersangkutan menyatakan keberatan dan merasa nama baik mereka telah dicemarkan apabila pernyataan tersebut benar ditujukan kepada mereka. Menurut keluarga, tuduhan tersebut merupakan fitnah yang tidak pernah dapat dibuktikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa sangat dirugikan. Apabila memang benar ada pihak yang menyampaikan tuduhan seperti itu kepada pejabat negara tanpa disertai bukti yang sah, maka hal tersebut telah mencederai nama baik keluarga kami,” ujar perwakilan keluarga.

Keluarga juga meminta agar rekaman yang beredar dapat ditelusuri kebenarannya secara menyeluruh, termasuk siapa yang menyampaikan pernyataan tersebut, dalam konteks apa disampaikan, serta apakah terdapat dasar hukum maupun bukti yang mendukung tuduhan tersebut.

Mereka mendesak Kapolri untuk melakukan pemeriksaan secara transparan terhadap dugaan keterlibatan oknum aparat apabila memang terdapat pelanggaran kode etik maupun penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, keluarga juga meminta Komisi III DPR RI untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut dengan melakukan pengawasan sesuai kewenangannya. Menurut mereka, setiap tuduhan yang disampaikan oleh aparat penegak hukum kepada masyarakat harus didasarkan pada alat bukti yang sah dan bukan sekadar opini atau asumsi.

“Kami berharap Kapolri dan Komisi III DPR RI mengusut tuntas persoalan ini agar tidak menimbulkan stigma negatif terhadap masyarakat yang sedang mencari keadilan. Jika memang ada pihak yang menyebarkan tuduhan tanpa dasar, maka harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata perwakilan keluarga. 2 Juli 2026

Keluarga sangat menyesalkan apabila ada oknum aparat yang diduga berpangkat kombes yang mengatakan bahwa mereka adalah jaringan- mafia dan pemeras dan menurut mereka hal ini harus di usut tuntas dan apabila terbukti adanya ucapan tersebut maka harus dibuktikan apabila tidak bisa dibuktikan kami minta oknum itu di tindak tegas dan dipecat dari instansinya.

“Kami dikatakan jaringan – mafia dan pemeras, jaringan apa ini, mafia apa, apa ada riwayat kami yang mengatakan bahwa kami jaringan mafia dan pemeras. Ini harus di usut tuntas kami akan demo ke Mabes Polri, DPR RI dan Polda Sumut mendesak Kapolri, Komisi III dan Kapolda Sumut mengusut hal tersebut, jangan sampai kami korban pencurian malahan di fitnah dikatakan yang tidak tidak, ini jelas merugikan kami,”tegasnya

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun pihak yang diduga menyampaikan pernyataan tersebut mengenai isi rekaman yang beredar di media sosial. Oleh karena itu, seluruh informasi yang beredar masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Berita Terkait

Prof. Dr. Sutan Nasomal Penindakan PETI Harus Menyasar Aktor Utama, Bukan Hanya Operator
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Jangan Coba Ganggu Bahlil, Ormas dan Laskar Golkar Siap Berdiri di Garda Terdepan
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Sikapi Dugaan Korupsi Proyek BP2TD Mempawah Jadi Sorotan, Warga Desak Penanganan Transparan dan Tuntas
GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

How to Evaluate Information on the Internet

Jumat, 18 September 2026 - 16:34 WIB

ONLINE Glücksspielcasino Plot https://lebensqualitaet-alter.de/ Deutschland Walzen drehen und gewinnen

Jumat, 18 September 2026 - 16:34 WIB

Methods To Maximize Free Spins To Make Money Virtually • Rzeczpospolita Polska Odbierz swój bonus recenzja All Right Casino

Jumat, 18 September 2026 - 13:16 WIB

Brett Messgerät Und Leben Geldhändler Auswahl Wyns Casino kurz vorgestellt Bundesrepublik Deutschland Spielen und gewinnen

Jumat, 18 September 2026 - 13:16 WIB

Geschäfte Sicherheit Messstange — Mitteleuropa Angebot freischalten https://matthias-claudius-heim-hamburg.de/

Rabu, 16 September 2026 - 02:00 WIB

Mobile Gamblers Experience Demo Titles With Ease On Any Device. – USA Claim Your Reward Café Casino

Rabu, 16 September 2026 - 02:00 WIB

$2 Deposit Bonus Casino Canada Casino Lilibet _ NO Spin & Win

Rabu, 16 September 2026 - 02:00 WIB

Knockout Events For Every Strategy Philippine market Play & Claim Diwata

Berita Terbaru

REGIONAL

How to Evaluate Information on the Internet

Rabu, 30 Sep 2026 - 15:36 WIB