Pujian Ibu Titiek Soeharto Mencerminkan Keberhasilan Agus Andrianto Membangun Pemasyarakatan Produktif

JAKARATA UPDATE

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 17:40 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) menyampaikan apresiasi atas pernyataan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, yang memberikan pujian kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Menurut kami pernyataan tersebut mencerminkan adanya pengakuan terhadap kinerja yang dinilai membawa perubahan nyata di lingkungan pemasyarakatan” ujar Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar,

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar, mengatakan bahwa pernyataan ibu Titiek yang menyebut, “Kalau kabinet diisi seperti Pak Agus, Presiden tenang,” merupakan bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan yang berorientasi pada kerja nyata dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

“Menurut kami, pernyataan Ibu Titiek merupakan penilaian yang lahir dari pengamatan terhadap kinerja Menteri Imipas Agus Andrianto. Berbagai langkah pembenahan yang dilakukan di lingkungan pemasyarakatan menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan sistem yang lebih produktif, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menilai, transformasi yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendorong pemberdayaan warga binaan melalui berbagai kegiatan positif, seperti pelatihan keterampilan, pembinaan kemandirian, hingga pengembangan sektor produktif di berbagai lembaga pemasyarakatan.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah pengembangan kawasan Pulau Nusakambangan sebagai kawasan ketahanan pangan dan pusat kemandirian. Menurut Dedi, langkah tersebut menunjukkan adanya paradigma baru dalam pembinaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan produktivitas yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.

“Transformasi di Nusakambangan menjadi simbol bahwa lembaga pemasyarakatan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan sumber daya manusia,” katanya.

Menurut Dedi Siregar, langkah tersebut merupakan inovasi yang patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional. Melalui pemberdayaan lahan dan optimalisasi sumber daya yang tersedia, kawasan Nusakambangan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial.

“Transformasi yang dilakukan di Nusakambangan membuktikan bahwa pembinaan warga binaan dapat berjalan beriringan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Ini adalah konsep yang sangat baik dan mencerminkan adanya visi pembangunan yang berorientasi pada hasil,” katanya.

Kami juga menilai keberhasilan berbagai program pemberdayaan di lapas menjadi bukti bahwa pendekatan pembinaan yang produktif lebih efektif dibandingkan sekadar menjalankan fungsi pemidanaan. Dengan adanya kegiatan positif setiap hari, warga binaan memperoleh kesempatan memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, serta memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan bahwa kepemimpinan Agus Andrianto memperlihatkan keberanian melakukan perubahan di lingkungan pemasyarakatan melalui tata kelola yang lebih profesional, peningkatan produktivitas, serta penguatan fungsi pembinaan. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan harapan masyarakat agar lembaga pemasyarakatan mampu mencetak warga binaan yang lebih siap menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidananya. (Red)

Berita Terkait

DPP BAPERA Mendesak Penista Al Qur’an di Ancol agar Di Hukum Berat
Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi
Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!
Fenomena Narasi Di Media Sosial:Tantangan Ketahanan Kognitif Indonesia
Prof Dr Sutan Nasomal : Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan
Langkah Tegas Menteri Imipas Dinilai Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Korupsi
Prof Dr Sutan Nasomal : Rakyat Harapkan Presiden RI Prabowo Intruksikan Menteri Agar Pejabat Bermasalah Diproses Hukum Tabu Dilantik Jadi Pejabat Di Negara Demokrasi!!!

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

How to Evaluate Information on the Internet

Jumat, 18 September 2026 - 16:34 WIB

ONLINE Glücksspielcasino Plot https://lebensqualitaet-alter.de/ Deutschland Walzen drehen und gewinnen

Jumat, 18 September 2026 - 16:34 WIB

Methods To Maximize Free Spins To Make Money Virtually • Rzeczpospolita Polska Odbierz swój bonus recenzja All Right Casino

Jumat, 18 September 2026 - 13:16 WIB

Brett Messgerät Und Leben Geldhändler Auswahl Wyns Casino kurz vorgestellt Bundesrepublik Deutschland Spielen und gewinnen

Jumat, 18 September 2026 - 13:16 WIB

Geschäfte Sicherheit Messstange — Mitteleuropa Angebot freischalten https://matthias-claudius-heim-hamburg.de/

Rabu, 16 September 2026 - 02:00 WIB

Mobile Gamblers Experience Demo Titles With Ease On Any Device. – USA Claim Your Reward Café Casino

Rabu, 16 September 2026 - 02:00 WIB

$2 Deposit Bonus Casino Canada Casino Lilibet _ NO Spin & Win

Rabu, 16 September 2026 - 02:00 WIB

Knockout Events For Every Strategy Philippine market Play & Claim Diwata

Berita Terbaru

REGIONAL

How to Evaluate Information on the Internet

Rabu, 30 Sep 2026 - 15:36 WIB