GILA! Kerugian Negara dari Tambang Emas Ilegal di Aceh Capai Rp 992 Triliun, Agus Flores: Sebaiknya Masuk TPPU dan Larang Pedagang Terima Emas Ilegal!

JAKARATA UPDATE

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 17:57 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Senin (2/3) – Skala kerugian negara akibat aktivitas tambang emas ilegal di Aceh mengejutkan publik. Angka kerugian disebut mencapai Rp 992 triliun, sebuah nominal yang luar biasa besar dan memicu keprihatinan mendalam.

Ketika dikonfirmasi wartawan Aceh terkait angka kerugian tersebut, Agus Flores memberikan tanggapan yang tegas. Menurutnya, kerugian sebesar itu sebaiknya ditangani melalui mekanisme Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), mengingat adanya aliran emas ilegal yang masuk ke tangan pedagang emas.

Lebih lanjut, Agus Flores menekankan perlunya larangan tegas bagi pedagang emas untuk menerima emas yang berasal dari tambang ilegal. “Jika ada pedagang yang masih menerima emas dari tambang ilegal, polisi harus langsung menangkapnya… tanpa pilih bulu,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini menyoroti urgensi penindakan yang tegas terhadap jaringan tambang emas ilegal, mulai dari aktivitas penambangan hingga aliran komoditas dan uang yang menyertainya. Angka kerugian Rp 992 triliun menjadi bukti betapa parahnya dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas ilegal ini bagi negara, dan menuntut langkah-langkah konkret dari pihak berwenang untuk menghentikannya.

Apakah langkah-langkah yang diusulkan ini akan segera diimplementasikan dan mampu mengatasi masalah tambang emas ilegal di Aceh? Kita tunggu tindak lanjut dari pihak berwenang untuk menjawab keprihatinan publik ini.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Jangan Coba Ganggu Bahlil, Ormas dan Laskar Golkar Siap Berdiri di Garda Terdepan
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Sikapi Dugaan Korupsi Proyek BP2TD Mempawah Jadi Sorotan, Warga Desak Penanganan Transparan dan Tuntas
GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Apresiasi Langkah Nyata Menteri PU, PP GPA: Peresmian 5 Bendungan oleh Presiden Prabowo adalah Pondasi Emas Ketahanan Pangan dan Energi Nasional
PW GP Al Washliyah DKI Tegaskan Dukungan Penuh terhadap Polri Ungkap Dugaan Korupsi Batu Bara, Jangan Ada Intervemsi

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:07 WIB

Perkuat Sinergi dengan Generasi Muda, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Silaturahmi dan Temu Ramah Bersama OKP Cipayung Plus

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agara Bongkar Peredaran Sabu di Lawe Alas

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:09 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pererat Kebersamaan Lewat Subuh Keliling dan Jumat Curhat Bersama Forkopimda, Ulama, dan Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:31 WIB

LSM KOMPAK ACEH TENGGARA Apresiasi Langkah Cepat Kasatker PJN Wilayah III Aceh dan PPK 3.5 dalam Pemulihan Jalan Batas Gayo Lues–Kutacane

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:22 WIB

Cepat, Tepat, dan Presisi! Tim URC Satreskrim Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Curas, Diduga Beraksi di Tujuh Lokasi

Senin, 27 Juli 2026 - 08:04 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bulanan, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Prima kepada Masyarakat

Senin, 27 Juli 2026 - 07:22 WIB

Ngopi Bareng Warga, Kapolsek Babussalam Serap Aspirasi dan Dengarkan Keluhan Masyarakat Desa Kutarih

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:14 WIB

Semarak Kontes Durian Lokal Aceh Tenggara, Kapolres Bersama Forkopimda Dukung Potensi Durian Unggulan Daerah

Berita Terbaru